MELESTARIKAN BUDAYA ROBO-ROBO KABUPATEN MEMPAWAH

Kalimantan Barat merupakan satu diantara provinsi di Indonesia yang disebut sebagai provinsi seribu sungai karena memiliki banyak aliran sungai kecil dan sungai besar sebagai sumber kehidupan masyarakatnya. Kalimantan Barat dijuluki sebagai daerah yang multietnik dimana terdapat berbagai etnis seperti Dayak, Melayu, Tionghoa, Bugis, Banjar, Jawa dan lain-lain. Masyarakatnya hidup dalam lingkungan tradisi yang telah membudaya sebagai bentuk kreativitas berfikir untuk menghormati dan menghargai kejayaan masa lalu.1

Tradisi merupakan suatu warisan berwujud budaya dari nenek moyang, yang telah menjalani waktu ratusan tahun dan tetap dituruti oleh mereka-mereka yang telah lahir belakangan.2 Di Kalimantan Barat salah satunya di Kabupaten Mempawah terdapat budaya yang masih terus dijaga hingga saat ini, yaitu budaya Robo-robo.

               Tradisi Robo-robo ini merupakan tradisi yang cukup unik, karena diadakan setiap setahun sekali yang dilaksanakan pada bulan Syafar, Kalender Hijriah tanggal 10, yang dilaksanakan di Mempawah, dan dihadiri oleh semua etnis yang ada di Kalimantan Barat.3 Robo-robo merupakan aset budaya Kabupaten Mempawah dan menjadi salah satu Warisan Budaya Takbenda Indonesia yang ditetapkan tanggal 27 Oktober 2016 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia4 dan sejak saat itu masuk dalam kalender wisata nasional dan menjadi agenda wisata budaya setiap tahunnya.

Sebagai sebuah peristiwa historis dan budaya, ritual Robo-robo selain bersifat seremonial juga bernuansa sakral dengan simbol-simbol yang digunakan. Setiap prosesi ritual yang dilakukan dari pelepasan satwa, kirab, dan pencucian benda pusaka, haula, ziarah akbar, toana, mandi safar, makan safar, ritual buang-buang dalam tradisi Robo-robo semuanya memiliki nilai-nilai yang patut kita junjung tinggi agar nilai tersebut tidak hilang seiring berkembangnya era globalisasi dan kemajuan teknologi sekarang.3

Hingga saat ini PT BAI selalu mendukung dan berpartisipasi dalam melestarikan budaya yang ada disekitar Lokasi proyek PT BAI, salah satunya merupakan budaya Robo-robo. PT BAI juga memberikan dukungan secara langsung, dengan menunjukkan keterlibatan perusahaan dalam menjaga dan memajukan budaya lokal. Robo-Robo ini juga merupakan salah satu program tahunan yang menjadi tanggung jawab Sosial dan Lingkungan perusahaan. Pada Robo-robo tahun 2023 PT BAI turut ikut serta dalam mensukseskan kegiatan tersebut.

Referensi:

  1. Marisah, Agus Sastrawan Noor HF. MAKNA DAN NILAI TRADISI ROBO-ROBO SEBAGAI PELESTARIAN BUDAYA LOKAL PADA MASYARAT KABUPATEN MEMPAWAH. Pendidik dan Pembelajaran Khatulistiwa. Published online 2021:1-17.
  2. Simanjuntak BA. Tradisi, Agama, Dan Akseptasi Modernisasi Pada Masyarakat Pedesaan Jawa. Yayasan Pustaka Obor Indonesia; 2016.
  3. Dr. Beti Yanuri Posha MH. Sejarah Mempawah (Kerajaan Dan Dinamika Tradisi Robo-Robo). CV Jejak (Jejak Publisher); 2022.
  4. Kemendikbud. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Published online 2016.